Rabu, 23 Juli 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Juli 2014 | 14:02 WIB
Ondel-ondel Ikut Parade Ogoh-ogoh di Monas
Selasa, 12 Maret 2013 | 00:22 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">
Kompas.com/ M Agus Fauzul Hakim Ogoh-ogoh

JAKARTA, KOMPAS.com--Ondel-ondel setinggi sekitar lima meter ramaikan parade ogoh-ogoh yang berlangsung di Monas, Senin.

Dengan iringan tanjidor, ondel-ondel itu meramaikan enam belas ogoh-ogoh yang digotong sambil diiringi gamelan Bali.

Tidak hanya ogoh-ogoh, barongsai, marawis, dan reog ponorogo turut menjadi bagian dari Parade Ogoh-Ogoh dan Seni Budaya Nusantara.

Monas seakan berubah wujud menjadi miniatur Bali saat ribuan umat Hindu yang sebagian besar mengenakan pakaian tradisional menonton parade tersebut. Para pengunjung Monas turut menyaksikan dan mengabadikan momen itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok menyampaikan ucapan selamat hari nyepi pada para umat hindu yang berkumpul di Monas dalam Parade Ogoh-Ogoh dan Seni Budaya Nusantara.

"Mohon maaf jalannya pelan, takut jatuh," ujar Ahok yang memakai sarung ungu dengan ikat kepala Bali berwarna senada. Di balik sarung itu, Ahok mengenakan kemeja tangan panjang berwarna putih, celana panjang hitam, dan sepatu pantofel.

Ahok juga berpesan agar suku bangsa Indonesia selalu bersatu padu seperti beragam kesenian nusantara yang ikut tampil di parade ogoh-ogoh.

"Om shanti shanti shanti," tutupnya.

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono