Jumat, 25 April 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 April 2014 | 12:38 WIB
Gol A Gong Kampanyekan Gerakan Indonesia Membaca
Kamis, 20 September 2012 | 00:45 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">
wikipedia Gol A Gong

SERANG, KOMPAS.com--Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Heri Hendrayana Haris alias Gol A Gong, akan mengkampanyekan Gerakan Indonesia Membaca di beberapa kota di Provinsi Jawa Barat.

"Setelah beberapa hari lalu kami keliling sejumlah daerah di Sumatera. Mulai awal Oktober 2012 kami akan mengadakan kegiatan Gerakan Indonesia Membaca di sejumlah kota di Jawa Barat," kata Gol A Gong di Serang, Selasa.

Ia mengatakan, dalam upaya mengkampanyekan gerakan tersebut, akan mengadakan sejumlah kegiatan dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, seperti workshop menulis dan fotografi, bagi-bagi sembako buku serta sejumlah perlombaan.

"Kami akan membagikan sekitar 100 paket sembako buku kepada masyarakat. Satu paket sembako buku berisi sekitar 20 judul buku," kata Gol A Gong.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dimulai pada 2 Oktober 2012 dengan lokasi start di Esia Jakarta, kemudian pada 3 Oktober di Sukabumi Membaca dengan tema kegiatan ’Sukabumi Today’.

Pada  5 Oktober Bandung Membaca, 6 Oktober Garut Membaca dan Kampung Naga Membaca, 7 Oktober Tasik Membaca bersama Sanggar Sastra Tasik, 8 Oktober Cangkuang Membaca dengan Forum TBM Jawa Bawat.

Selanjutnya,  Jatinangor Membaca bekerjasama dengan Antropologi UNPAD, pada 12 hingga 14 Oktober 2012 Kuningan Membaca dan Cirebon Membaca.

"Sebagai narasumber saya akan ditemani Yudi Kudalias Febrianda untuk memberikan pelatihan tentang fotografi," katanya.

Gol A Gong mengatakan, kegiatan ’Gerakan Indonesia Membaca’ merupakan salah sayu upaya FTBM dalam membangkitkan taman bacaan masyarakat, terutama yang dibangun oleh pemerintah.

Menurut dia, selama ini dinilai aktivitasnya mulai menurun dibandingkan Taman Bacaan yang dibangun atas inisiatif masyarakat setempat.    

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono