Kamis, 24 April 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 April 2014 | 17:57 WIB
Nyoman Sura Ikut Mapfest di Malaysia
Sabtu, 15 September 2012 | 23:35 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

DENPASAR, KOMPAS.com--I Nyoman Sura, S Sn. Msn, koreografer dan dosen Institut Seni Indonesia Denpasar ikut kegiatan internasional "Malaka art Performance and Festival (Mapfest)" di Malaysia, 21--23 September 2012.

"Kegiatan internasional tersebut melibatkan duta seni dari berbagai negara, antara lain Belanda, Jepang, Amerika Serikat, India, Indonesia dan tuan rumah Malaysia," kata I Nyoman Sura di sela-sela melakukan persiapan menjelang keberangkatannya, di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan pihaknya tampil seorang diri dengan menyuguhkan karya kontemporer berjudul "Ngayah", yakni bekerja secara tulus iklas untuk menyukseskan kegiatan ritual.

"Tari yang ditampilkan itu diringi rekaman musik yang telah dipersiapkan sedemikian rupa berdurasi selama sepuluh menit," ujar Nyoman Sura yang sebelumnya sukses tampil dalam ajang Indonesia Dance Festival (IDF), sebuah festival tari tingkat internasional di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Jakarta.

Nyoman Sura menambahkan, selama kegiatan festival berlangsung juga akan melakukan kolaborasi seni dengan sejumlah seniman mancanegara yang akan ditampilkan pada acara penutupan tersebut.

Oleh sebab itu pihaknya berangkat ke Malaysia lebih awal, 18--24 September dengan harapan dapat merancang dan mempersiapkan pementasan kolaborasi seniman antarnegara tersebut.

Nyoman Sura menjelaskan, dari Indonesia tercatat sekitar tiga orang ikut ambil bagian tersebut, selain dirinya juga dua seniman dari Yogyakarta.

Ia mengaku tertarik mengikuti kegiatan bertaraf internasional itu, selain meningkatkan wawasan juga mampu memperluas kerja sama dan jaringan internasional, karena mereka yang tampil dalam kegiatan tersebut, umumnya seniman-seniman yang sudah mapan yang memiliki jaringan luas di masing-masing negaranya.

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono