Jumat, 25 April 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 April 2014 | 10:19 WIB
Aljazair Sesalkan Pembuatan Film Anti-Islam
Jumat, 14 September 2012 | 06:37 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

ALGIERS, KOMPAS.com — Aljazair sangat menyesalkan ketidak-bertanggungjawaban pembuat film Amerika Serikat atas film Innocence of Muslims yang dianggap menyerang Nabi Muhammad SAW. Demikian pernyataan kementerian luar negeri, yang disiarkan APS, Rabu.

Atas dasar rasa hormat yang mendalam untuk agama yang berbeda, "Aljazair sangat menyesalkan rasa tidak bertanggung jawab  pembuat Innocence of Muslims, yang menyinggung Islam dan Nabi," kata juru bicara Menteri Luar Negeri Amar Belani dalam pernyataannya.

"Penyalahgunaan simbol-simbol sakral agama, apa pun mereka, tidak bisa tidak membangkitkan kemarahan dan kecaman karena provokasi tersebut berniat untuk membangkitkan kebencian dan ketegangan, dan dengan demikian menggagalkan upaya yang dilakukan di tingkat internasional sebagai bagian dari dialog antar-peradaban dan agama," demikian pernyataan itu.

Film yang diproduksi oleh pengusaha Yahudi di Amerika Serikat tersebut telah memicu gelombang protes di beberapa negara Muslim.

Secara khusus, satu serangan mematikan menghantam konsulat Amerika Serikat di Benghazi, Libya, pada Selasa malam, dan menewaskan empat orang, termasuk Duta Besar AS untuk Libya Chris Stevens.

Setelah serangan itu, Menteri Luar Negeri Aljazair Mourad Medelci mengirim pesan belasungkawa dan simpati kepada Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton. (ANTARA/Xinhua-0ANA)

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono