Oleh Monalisa
Setelah berhasil menyajikan ketegangan di film "Buried" (2010), sutradara Rodrigo Cortés akan membawa orang untuk menonton sambil berpikir dengan film terbarunya, "Red Lights."
Cortés yang menyajikan tontonan mencekam dengan dana hanya sekitar 1,9 juta dolar AS dengan menampilkan satu tokoh, Ryan Reynolds, yang terjebak di dalam sebuah peti dalam "Buried" berusaha mengaduk-aduk pikiran penonton melalui film barunya.
Dalam film "Red Lights," sutradara asal Spanyol itu menampilkan aktor-aktor kenamaan seperti Robert De Niro dan Sigourney Weaver untuk menyajikan cerita yang sulit diterka dengan akhir yang mengejutkan.
Sutradara berusia 39 tahun itu seperti membuat misteri dari sebuah misteri dalam film thriller psikologi "Red Lights" dengan adegan-adegan yang tanpa disangka membuat sebagian penonton terkecoh.
Cortés memang tidak membuat penonton harus menahan nafas berkali-kali karena tegang tetapi ia sukses membangun rasa penasaran penonton.
Film berdurasi 113 menit itu bercerita tentang psikolog Margaret Matheson (Sigourney Weaver) dan asistennya, ahli fisika yang tak percaya hal-hal supernatural, Tom Buckley (Cillian Murphy), yang meneliti aktivitas paranormal.
Keduanya antara lain berhasil menguak kebohongan sosok mentalis terkenal, Leonardo "Leo" Palladino (Leonardo Sbaraglia), dihadapan para penonton.
Duet "penguak paranormal" itu terus melakukan aktivitas mereka dengan dukungan seperangkat alat yang mampu menangkap "sinar merah" dan menangkap gelombang suara.
Hingga suatu hari, seorang mentalis legendaris Simon Silver (Robert De Niro) yang pernah berjaya di tahun 1960-an kembali muncul.
Kemunculan Simon Silver membuat Tom berambisi mengungkap rahasia kekuatan Simon Silver. Namun entah kenapa, Margaret justru menghindari mentalis buta yang dikenal hebat itu.
"Dia itu berbahaya. Jauhi dia," kata Margaret kepada Tom.
"Dalam sedetik, dia pernah membuat saya ragu," ujarnya sambil mengenang sebuah masa silam yang pahit.
Tapi Tom tak peduli. Misteri tentang kematian seorang jurnalis yang meragukan Simon Silver pada masa kejayaannya, semakin meyakinkan dia bahwa pria tua itu hanyalah pembohong.
Keinginannya untuk mengungkap rahasia Simon Silver makin besar setelah "antek-antek" Simon mempermalukan Margaret dalam sebuah acara televisi.
Sementara itu, hampir semua orang tertarik ingin melihat kembali atraksi seorang Simon Silver. Tiket pertunjukannya ludes seketika.
Dan apa yang selanjutnya terjadi? Kekacauan. Tom terluka karena aksinya dan mendapati Margaret tak bernyawa di ruangannya.
Kematian Margaret dan kejadian-kejadian janggal yang menimpanya membuat Tom terus "mengejar" Simon.
Dengan bantuan kekasihnya, Sally Owen (Elizabeth Olsen), dan mahasiswanya yang cerdas, Ben (Craig Roberts), Tom melakukan berbagai cara untuk membuktikan kepada dunia bahwa Simon Silver hanyalah seorang pembohong yang tidak memiliki kekuatan supernatural apapun.
Film dengan musik latar garapan Victor Reyes itu pada akhirnya memberikan jawaban tentang misteri kekuatan Simon Silver.
Namun tampaknya Cortes tidak hanya ingin menyajikan rahasia dibalik kekuatan supranatural melalui film yang dibuat dengan biaya sekitar 3,2 juta dolar AS itu.
Sepertinya dia juga ingin menyampaikan pesan bahwa sebenarnya musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri meski kadang manusia tidak menyadari atau berusaha mengingkarinya.