Kamis, 2 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 2 Oktober 2014 | 15:23 WIB
Pajero Sport Terbalik di Jalur Pantura Cirebon
Penulis: S Jumar Sudiyana, Wartawan Radio Sonora | Rabu, 22 Agustus 2012 | 10:20 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">
Jumar Sudiyana / Radio Sonora Mobil Mitshubisi Pajero Sport terbalik dan menghantam trotoar setelah menghindari dua pemudik motor yang berjalan zig-zag di Jalan Raya Susukan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (22/8/2012).

CIREBON, KOMPAS.com - Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Raya Susukan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (22/8/2012) sekitar pukul 05.30 WIB. Sebuah mobil Mitshubisi Pajero Sport warna putih B 823 MUS terjungkal saat berusaha menghindari sepeda motor.

Dalam peristiwa tersebut, pemudik bernama Kwan Tjian Ping (47) bersama putrinya Levina (9), warga Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, hanya mengalami luka memar.

Saat ditemui Tim Mudik Sonora di Polsek Susukan, Kwan Tjian menuturkan, waktu itu ia sedang mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan 80 km/jam dari arah Kertasemaya menuju Arjawinangun. Sesampai di tempat kejadian perkara di jembatan Susukan, korban bermaksud menghindari dua pemudik motor yang berjalan zig-zag. Namun, Kwan Tjian gagal mengendalikan kemudi sehingga kendaraan oleng dan terbalik sekali lalu membentur median jalan.

"Waktu di jembatan itu sekitar 05.30 dan jalan sepi, tiba-tiba ada dua motor yang jalannya sama-sama kencang dan jalannya zig-zag, sehingga kita ambil kiri jalan, tetapi kendaraan malah oleng akhirnya terbalik dan membentur trotoar," ujarnya. Benturan keras membuat kaca mobil mewah tersebut hancur dan badan kendaraan bagian kiri belakang penyok.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menolong korban. Lima menit kemudian, petugas patroli dari Polsek Susukan segera datang ke lokasi kecelakaan.

Kepala Jaga Polsek Susukan Aiptu Asyadi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Asyadi mengatakan, pengendara Pajero Sport tersebut tidak bisa dikenakan sanksi pidana. "Ini murni kecelakaan tunggal. Karena tidak ada lawan (dan) korban, maka pengendara tidak bisa dikenakan sansi pidana sesuai UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya," ujarnya.

Editor :
Laksono Hari W