Kamis, 20 Juni 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 20 Juni 2013 | 17:43 WIB
Puisi-puisi Mega Vristian
Jumat, 3 Agustus 2012 | 23:19 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
ILustrasi: Tenaga kerja Indnonesia.

SHALAT

shalat di atas sajadah
shalat di atas kehidupan

menangis di atas
maghfirah
meloncat ke luar
kesadaran atas kehendak-Nya.

( Hong Kong, Tsim Sha Tsui 2012)

AH

Sudah waktu tak bisa
lagi basa-basi dalam puisi,
semenjak TKW dan TKI banyak yang mati,
disambut presiden dengan hoby menyanyi.

(Hong Kong, Yau Ma Tei 2012)

PERNIKAHAN

Awal juni
Angin membawa harum melati
Kita sama-sama tersenyum
Diusia senja
Lega memenangkan ujian cinta

( Hong Kong, Sheraton Hotel Juni 2011)

SEPANJANG JALAN KENANGAN

udara mengeras di luar, bersama gerimis yang ritmis itu lagi
dan kita membaca puisi di dalam, di kursi-kursi sepi, di debur laut hati
kita memahami kebekuan yang telah begitu lama menahan rindu mencair
dan perlahan, malan menimbun larut di jalan-jalan
dan pada akhirnya kita pulang, sendiri-sendiri, berjalan dan bercakap
dengan bayangan, bercakap dengan kenangan dan separoh impian
yang disisakan rembulan untuk esok pagi.
juga kehangatan yang sempat tersingkap dan mengerjap
kau tahu? ada yang tak kuasa kuterjemahkan: airmata yang perlahan
melinang di sepanjang kenangan
masih pula airmata yang itu lagi

(Hong Kong, antara Tsim Sha Tsui dan Causway BAY 2012)
--------
Mega Vristian, pecinta seni dan sastra. Karyanya banyak dimuat di media Indonesia dan Hong Kong juga sudah banyak dibukukan. Sekarang sementara berdomilisi di Hong Kong.

 

Editor :
Jodhi Yudono