Senin, 21 April 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 April 2014 | 21:42 WIB
Film
Hari Pertama Tayang, 100.000 Tiket Film "Soegija" Ludes
Penulis: Aloysius Budi Kurniawan | Jumat, 8 Juni 2012 | 00:44 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Yogyakarta antusias menyambut pemutaran perdana film Soegija. Pada hari pertama pemutaran film kolosal ini, sebanyak 100.000 tiket ludes terjual.

Pemutaran perdana secara serentak film Soegija dimulai Kamis (7/6/2012) pagi di Indonesia. Bioskop Studio 21 Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta, dipilih sebagai tempat peluncuran serentak pemutaran film tersebut.

"Sebanyak 100.000 tiket yang habis terjual baru di bioskop-bioskop Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Di daerah lain seperti Manado, Balikpapan, dan Lampung penonton juga membeludak, tapi jumlahnya belum terdeteksi," kata Romo Beni Susetyo yang turut mengawal pemutaran pertama film ini di Yogyakarta, Kamis malam.

Menurut Beni, film Soegija masih akan terus diputar dalam beberapa hari ke depan. "Banyak orang ingin menonton film ini. Ini menunjukkan kerinduan masyarakat terhadap semangat kemanusiaan, pluralisme, dan nasionalisme yang akhir-akhir ini mulai menipis. Masyarakat tahu mana film yang bermutu," paparnya.

Film Soegija dengan latar belakang antara tahun 1940-1950 mengangkat sosok Mgr Soegijapranata, uskup pribumi pertama sekaligus pahlawan nasional. Sebagai seorang uskup, Soegijapranata secara total melayani umat, tetapi juga konsisten memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia melalui diplomasi-diplomasi dengan para pemimpin bangsa serta dunia internasional.

Editor :
Nasru Alam Aziz