KOMPAS IMAGES/I MADE ASDHIANA
ilustrasi
DENPASAR, KOMPAS.com--Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menjalin kerja sama dengan Lembaga Indonesia Perancis (Alliance Francaise), dalam upaya meningkatkan hubungan dan pertukaran kedua kebudayaan antara Bali, Indonesia dengan Perancis.
Naskah kerja sama tersebut ditandatangani Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Rai. S dengan Direktur Kursus Institut Francis Indonesia Jakarta, Virginie dengan didampingi Ketua Yayasan Lembaga Indonesia-Prancis di kampus setempat, Sabtu.
Prof Wayan Rai berharap kerja sama itu mampu memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, selain pertukaran kebudayaan antarnegara juga meningkatkan wawasan mahasiswa dan dosen dalam penguasaan bahasa Perancis.
Hal itu sangat penting untuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), sekaligus memanfaatkan berbagai peluang yang ada secara maksimal ke negara Perancis.
"Banyak peluang basa dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa jika manguasasi bahasa Prancis," katanya.
Ia menjelaskan, Direktorat Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan beasiswa bagi dosen maupun mahasiswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan pascasarjana S-2 dan S-3 ke berbagai negara di belahan dunia termasuk ke Perancis.
Namun untuk memanfaatkan peluang yang ada harus menguasai bahasa Prancis dan mampu lolos seleksi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Untuk Program S-3 melanjutkan pendidikan ke Taiwan misalnya pemerintah Indonesia dalam tahun 2012 menyediakan kesempatan untuk 100 dosen, namun untuk memanfaatkan kesempatan itu harus melalui perjuangan yang keras," katanya.
Oleh sebab itu ISI Denpasar melalui kerja sama dengan Lembaga Indonesia Prancis diharapkan mampu mencetak mahasiswa dan dosen menguasasi bahasa Perancis.
Dengan demikian nantinya mampu merebut dan memanfaatkan kesempatan yang sangat terbuka di masa-masa mendatang, harap Prof Rai.
Seusai penandatangan naskah kerja sama tersebut langsung dilakukan pembukaan bahasa Perancis bagi mahasiswa dan dosen ISI secara gratis.
Selain itu juga digelar lokakarya tentang komik yang mengusung tema "Nature and City", serta seminar bertajuk "Technique of Work for Comics Artists".
Kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan dosen ISI Denpasar menampilkan seorang seniman komik Prancis, Joel Alessandra, yang juga ahli ilustrasi dan karikatur.
