Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Senin, 21 Mei 2012 | 23:41 WIB
Kenangan
Inspirasi Air Mengalir di Makam Gesang
Josephus Primus | Josephus Primus | Kamis, 23 Februari 2012 | 19:22 WIB
|
Share:
KOMPAS/YURNALDI Peluncuran buku Gesang
Foto:

KOMPAS.com - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pracimaloyo di Sukoharjo, Surakarta menjadi sumber inspirasi untuk warga sekitar. Pasalnya, TPU yang juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Gesang, Sang Maestro Keroncong itu kini dilengkapi dengan fasilitas air bersih.

Pekan lalu, seturut warta yang diterima Kompas.com, hari ini, penyanyi keroncong legendaris Waljinah bersama para seniman, ahli waris Gesang, pihak pemerintah setempat, serta pemrakarsa dari Wavin Duta Jaya hadir dalam peresmian tersebut. “Gesang bagi saya adalah seorang bapak. Gesanglah yang membuka jalan karier saya ketika masih di usia 12 tahun. Sepeninggal Gesang, saya sangat merasa kehilangan,” kata Waljinah seusai acara peresmian.

Gesang, kata Direktur Wavin Duta Jaya Petrus Susanto menjadi sumber inspirasi pihaknya terkait air bersih yang mengalir. Inspirasi itu muncul dalam lantunan lagu "Bengawan Solo". Lagu lain yang juga menjadi pemicu ide kemanusiaan adalah "Caping Gunung" dan "Tirtonadi". Gesang wafat pada 20 Mei 2010 pada usia 92 tahun.