Jumat, 1 Agustus 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 1 Agustus 2014 | 20:53 WIB
Nonton Tayub Nganjuk Yuk...
Sabtu, 18 Februari 2012 | 16:58 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

google.com
Ilustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com--Ingin menyaksikan kesenian Tayub Nganjuk? Kesenian unggulan dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur itu dipentaskan di Taman Budaya Jatim, Jalan Genteng Kali, Surabaya, 17-19 Februari 2012.

"Di Taman Budaya yang rutin menggelar pentas seni budaya dari kabupaten/Kota se-Jatim itu, Kabupaten Nganjuk menyajikan berbagai kesenian unggulan daerahnya," kata Kepala UPT Taman Budaya Jatim, Sukatno, Jumat malam.

Kesenian unggulan dari Nganjuk yang tampil antara lain Tari Rara Kuning, Tari Salipuk, Pagelaran Wayang Orang, jaranan Nganjuk, uyon-uyon, dan pagelaran Langen beksan Tayub.

"Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu gudang seni tayub di Jatim. Tayub Nganjuk memiliki ciri tersendiri dibandingkan dengan tayub dari Malang, Tuban, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Probolinggo, dan Surabaya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk saat ini telah memiliki pusat pendidikan dan pelatihan Waranggana Tayub di Ngrajek untuk melestarikan seni dan budaya itu.

"Setiap tahunnya, lulusan yang diwisuda menjadikan suatu atraksi wisata yang menarik bagi para pengunjung, baik wisatawan mancanegara dan Nusantara," katanya.

Selain pagelaran seni, rangkaian acara yang berlangsung tiga hari itu juga akan dimeriahkan dengan pameran kerajinan dan promosi wisata dari Kabupaten Nganjuk.

Agenda pementasan, Jumat malam (17/2) digelar Tari Rara Kuning, Tari Salipuk, dan pagelaran wayang orang Maestro dengan lakon Palguna Palgunadi.

Pada  Sabtu malam (18/2) akan disajikan karawitan, jaranan, pagelaran Langen Tayub. Juga ada pemutaran informasi produk unggulan Nganjuk.

Pada Minggu (19/2), akan disajikan senam, undian "doorprize", pengumuman lomba, dan penyerahan hadiah lomba. 

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono