ISTIMEWA
Salah satu adegan dalam pertunjukan "Zweiland Sasha Watlz & Guest" yang akan digelar gratis di Jakarta, Bandung, dan Solo.
JAKARTA, KOMPAS.com- Berliner Festpiele GmbH, Grand Theatre Groningen, Schauburg Munich dan Staatsschauspiel Dresden membuat karya bersama, Zweiland Sasha Watlz & Guest. Karya ini didukung Bagian Kebudayaan Kantor Senat Negara Bagian Berlin dan didanai Hauptstadtkulturfonds.
Menurut rencana, karya ini akan dipentaskan di Jakarta, Bandung, dan Solo dalam rangka aneka kegiatan Jerman-Indonesia (Jerin).
Zweiland Sasha Waltz & Guest akan dipentaskan tanggal 1 hingga 9 Maret di Jakarta, Bandung, dan Surakarta. Di Jakarta, karya ini akan dipentaskan di Taman Ismail Marzuki tanggal 1 Maret 2012; di Bandung tanggal 5 Maret di Taman Budaya Jawa Barat Jalan Bukit Dago Utara No. 53; dan di Surakarta tanggal 9 Maret di Teater Besar ISI, Jl Ki Hajar Dewantara No 19, Kentingan, Jebres.
Seluruh pergelaran ini digelar secara gratis, meski demikian masyarakat yang berminat menonton wajib melakukan reservasi.
Dalam karya ini, koreografer Sasha Waltz menyajikan cerita-cerita imajinatif dan surealis yang mendapat kekuatan dari kehidupan sehari-hari yang serba banal. Dan yang paling menggerakkan manusia di dasar hatinya adalah awal studi gerak energik bagi Sasha Waltz.
Karya-karya ini akan membawa audiens pada perjalanan hidup melalui dunia emosi dan mimpi. Di situlah, ruang-ruang hidup manusia memainkan perannya.
Karya Zweiland berlangsung di ruang publik, yaitu jalanan. Karena itu, gaya hidup yang dinamis dan semangat kehidupan jalanan tercermin dalam urutan gerak berirama. Karya ini amat berbeda dengan Allee der Kosmonauten (Jalan para Kosmonot) karya Sasha Waltz. Karya ini terinspirasi oleh kondisi-kondisi sosial yang nyata, yang kemudian diangkat ke pentas.

