Senin, 24 November 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 24 November 2014 | 18:57 WIB
Hari Batik Nasional
Pemkot Pekalongan Klarifikasi Berita Kerusuhan
Penulis: Siwi Nurbiajanti | Selasa, 4 Oktober 2011 | 17:10 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">
Siwi Nurbiajanti/KOMPAS Hari Batik Nasional di Pekalongan

PEKALONGAN, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Pekalongan memberikan klarifikasi mengenai berita berjudul "Hari Batik di Pekalongan Diterjang Kerusuhan" yang termuat dalam Kompas.com. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Pekalongan Supriyadi mengatakan, sehubungan dengan berita yang dilansir Kompas.com/oase pada hari Selasa tanggal 4 Oktober 2011 pukul 03.36 WIB yang intinya menyatakan penyelenggaraan Hari Batik di Pekalongan berantakan diterjang kerusuhan, dan akibat kerusuhan tersebut Pemkot Pekalongan tidak memberikan izin penyelenggaraan apa pun di Lapangan Jatayu, termasuk peringatan Hari Batik Nasional yang mengundang artis Olla Ramlan, yang sedianya akan ikut membatik di acara tersebut.

Faktanya, kata Supriyadi, pernyataan itu sama sekali tidak benar dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Acara Hari Batik yang dihadiri Ibu Negara dan rombongan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga rangkaian acara selesai.

Insiden yang terjadi pada hari Senin malam hanya kesalahpahaman pengunjung. Sesuai jadwal, band Five Minutes dan Mahadewi melakukan kegiatan pada siang hari di Lapangan Jatayu dan bukan pada malam hari. Dan, pada penyelenggaraan acara tersebut, pihak event organizer (EO) tidak pernah mengundang Olla Ramlan.

Pada berita tersebut juga dijelaskan, menurut informasi dari EO, kerusuhan dipicu oleh kebrutalan penonton yang menyangka akan ada pengisi lain selain Mahadewi.

Pernyataan itu, kata Surpiyadi, tidak benar karena konser Five Minutes dan Mahadewi sudah berlangsung pukul 09.15 dan 14.00 WIB. Acara berlangsung tertib dan lancar dan pihak EO tidak pernah memberikan pernyataan terkait dengan kerusuhan tersebut.

Editor :
Marcus Suprihadi