Rabu, 22 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:58 WIB
Karya Michaelangelo Ditemukan Lagi
Penulis: | Kamis, 14 Juli 2011 | 03:33 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

bbc.co.uk
Lukisan karya Michaelangelo berjudul "Crucifixion With The Madonna, St John And Two Mourning Angels"

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah adikarya dari pelukis zaman Renaissance, Michaelangelo, telah ditemukan kembali di Champion Hall, sebuah bangunan di Oxford University, Inggris, demikian klaim seorang sarjana Italia, seperti dikutip BBC, Senin (11/7/2011).

Lukisan yang menggambarkan peristiwa "Penyaliban Yesus" itu sebelumnya diyakini sebagai karya dari Marcello Venusti, seorang pelukis Italia dari abad ke-14 yang terkenal karena berhasil menjiplak karya termasyhur dari Michaelangelo, "Last Judgement".

Namun, Antonio Forcellino, seorang sarjana dari Italia, mengungkapkan, hasil penyelidikannya yang menggunakan sinar inframerah menunjukkan siapa pencipta sebenarnya dari adikarya itu. Alhasil, kini lukisan itu telah dipindahkan ke Ashmolean Museum demi alasan keamanan.

"Itu adalah sebuah karya yang indah, tetapi terlalu berharga untuk terus dipajang di dinding kami," kata pengelola Champion Hall, Romo Brendan Callaghan SJ.

Menurut dia, lukisan yang berjudul "Penyaliban dengan Sang Madonna, Yohanes, dan Dua Malaikat yang Berduka" (Crucifixion With The Madonna, St John And Two Mourning Angels) itu sebaiknya memang tidak digantung di dinding bangunan mereka itu.

"Sederhana saja, membiarkannya tergantung di dinding kami bukan gagasan yang bagus," ujarnya menambahkan.

Dalam bukunya, Forcelino dengan yakin menyatakan bahwa lukisan semegah itu hanya bisa dihasilkan oleh Michaelangelo.

"Tidak seorang pun yang bisa melukis adikarya seperti itu kecuali Michaelangelo," tulis Forcelino dalam bukunya yang berjudul The Lost Michaelangelos.

Lukisan itu sendiri dibeli oleh para pengelola Champion Hall dalam sebuah lelang di Sotheby pada era 1930-an.

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono