Selasa, 2 September 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 2 September 2014 | 21:01 WIB
Tangerang Patenkan Lenggang Cisadane
Penulis: | Rabu, 11 Mei 2011 | 00:28 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

bantenpost.com
Tari Lenggang Cisadane

SERANG, KOMPAS.com--Pemerintah Kota Tangerang, Banten, segera mematenkan Tari Lenggang Cisadane, sebagai tarian tradisional khas daerah setempat.

"Tari Lenggang Cisadane adalah tarian baru karya seniman dan budayawan Kota Tangerang yang merupakan gabungan tarian dan budaya yang ada di daerah ini," kata Wakil Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah melalui siaran pers yang diterima di Tangerang, Selasa.

Ia mengatakan agar tarian tersebut dapat lestari dan menjadi ciri khas kebudayaan tari Kota Tangerang, pihaknya meminta kepada seniman dan budayawan setempat untuk mengembangkan seni tradisional tersebut.

Wakil Wali Kota mengatakan eksistensi kesenian daerah sangat penting dan mempunyai makna bagi daerah yang bersangkutan, seperti halnya Kota Tangerang yang masyarakatnya multikultural, harus mampu membangun ciri khas budayanya. "Budaya yang dibangun tentu berpedoman pada motto Kota Tangerang yaitu akhlakul karimah," ujarnya.

Arief meminta kepada seniman dan budayawan untuk terus menggali dan mengembangkan budaya tradisonal yang dapat menyatukan seluruh komponen masyarakat Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota memberikan apresiasi atas kerja seniman dan budayawan Kota Tangerang yang telah menghasilkan sebuah tarian tradisional khas Kota Tangerang, yaitu tarian lenggang cisadane.

Menurut Arief, hasil karya tersebut sangat memberikan kontribusi besar bagi Kota Tangerang dan masyarakatnya sehingga masyarakat mempunyai kebanggaan seni tradisional daerahnya sendiri.

Di era transformasi saat ini, kata dia, hendaknya budaya harus menjadi perhatian. Ia berharap Tari Lenggang Cisadane dapat disosialisasikan di sanggar-sanggar seni.

Tari ini, kata dia diharapkan dapat memberikan makna filosofi bagi Kota Tangerang, seperti jumlah penarinya ada 13 yang mencirikan bahwa kota ini memiliki 13 kecamatan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang Tabrani mengatakan pihaknya akan segera mematenkan Tari Lenggang Cisadane.

"Kita sedang proses di HAKI," kata dia, dengan menambahkan tarian itu merupakan perpaduan unsur budaya yang ada di Kota tangerang seperti budaya Sunda, Jawa, Betawi, dan budaya lainnya.

Selain alat musik gamelan, di dalamnya juga terdapat alat musik yang biasa digunakan pada musik marawis, lengkap dengan lagu-lagu marawisnya.

"Tari Lenggang Cisadane merupakan proses pembentukan harmonisasi musik, tata busana dan gerak yang dipadukan menjadi suatu tarian yang indah dan mencirikan budaya Kota Tangerang," kata Tabrani.

Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono