Minggu, 23 November 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 23 November 2014 | 23:58 WIB
Kemenbudpar Gelar Festival Teater Remaja
Penulis: Adi Dwijayadi | Senin, 1 November 2010 | 20:46 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

JAKARTA, KOMPAS.com- Para penggiat kesenian perlu diberi panggung untuk menampilkan karya keseniannya, sehingga masyarakat bisa menikmati karya tersebut. Melalui kesenian, seseorang bisa mencapai keseimbangan diri dalam aspek estetika, di samping aspek lainnya seperti etika dan logika.

"Para tunas bangsa dapat dirangsang untuk mengembangkan diri dalam aspek etika sekaligus berlomba mengekspresikan kreasi dalam seni teater," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Jero Wacik, dalam sambutannya ketika membuka acara Festival Nasional Kesenian Teater Remaja (FNKTR) Tahun 2010, Senin (1/11/2010) di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta.

Menurut Jero Wacik, seni teater mengajarkan untuk melakukan penghayatan berbagai peran secara baik. Peran-peran itu umumnya dijumpai di dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

"Dengan mampu menghayati peran sejak usia muda, seseorang akan mudah menjalani kehidupan bermasyarakat secara bijak dan dewasa," tuturnya.

Jero Wacik melanjutkan, seni teater dapat berfungsi sebagai media pembinaan karakter bangsa lewat pilihan cerita dan tokoh yang membangkitkan rasa cinta akan bangsa dan negara. Selain itu, juga bisa memupuk semangat yang menjunjung tinggi persatuan dan kemajemukan, nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial.

FNKTR 2010 diikuti oleh 25 tim kesenian dari 24 provinsi di Indonesia yang akan berlangsung selama 4 hari hingga 4 November mendatang. Dewan juri festivalnya, antara lain Wisran Hadi, Jose Rizal Malna, Niniek L Karim, Franky Raden dan Benny Johannes.

"Seharusnya setiap provinsi mengirimkan masing-masing 1 tim. Tapi, hanya 24 provinsi yang ikut karena di luar peserta itu terkendala biaya. Adapun Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan dua tim, salah satunya menjadi ekshibitor," ujar Kasubdit Seni Pertunjukan, Oneng Setiaharini.

Editor :
Marcus Suprihadi