Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:11 WIB
Damien Dematra Luncurkan Novel "Obama Anak Menteng"
Jodhi Yudono | jodhi | Selasa, 16 Maret 2010 | 03:26 WIB
|
Share:

(AP/Charles Dharapak)
Presiden Barack Obama

JAKARTA, KOMPAS.com--Penulis dan sutradara Damien Dematra meluncurkan karya terbarunya, novel bertajuk "Obama Anak Menteng", di SDN 01 Menteng, Jakarta, yang pernah menjadi tempat belajar Presiden Amerika Serikat Barack Obama sewaktu kecil.

"Buku ini dibuat untuk menginspirasi anak-anak agar mau ’bermimpi’. Buku yang bercerita tentang masa kecil Obama di SDN Menteng 01 ini ialah contoh dari kekuatan mimpi, ’the power of dreams’," ujar Damien ketika meluncurkan buku itu di SDN 01 Menteng, Jakarta, Senin.

Damien menyatakan, buku itu mengisahkan keberhasilan Presiden Barack Obama sebagai seorang pluralis. "Obama ialah ikon dari pluralisme, dan lewat buku ini saya ingin menyatakan jangan takut untuk berbeda, atau menjadi minoritas. Dari yang minoritas bisa menjadi orang nomor satu di tempat yang mayoritas seperti Obama," ujar Damien yang telah menulis tujuh novel yang diterbitkan Penerbit Gramedia.

Kisah masa kecil, di sekolah, dan rumahnya yang terletak di kawasan Menteng menjadi latar belakang dari novel yang ditulis dalam kurun waktu lima hari itu.

Dengan mewawancarai kurang lebih 30 orang kerabat, teman sekolah, dan teman sepermainan Obama selama dua minggu, Damien menyatakan novel ini bisa dikatakan memang terinspirasi dari kisah nyata dari pengalaman masa kecil Obama di Indonesia, namun tetap ditambahi dengan unsur-unsur imajinasi.

Berkaitan dengan peluncuran buku tersebut, Kepala Sekolah SDN 01 Menteng Hasimah menyatakan, peluncuran buku ini sangat menginspirasi keluarga besar SDN 01 untuk bisa menulis. "Menulis tidaklah mudah, jika ingin menjadi penulis harus mengetahui banyak informasi dan rajin membaca," katanya.

Damien berharap buku setebal 206 halaman itu bisa diberikan langsung kepada Presiden Barack Obama saat kedatangannya ke Indonesia pada 23 Maret.

Damien menyatakan, buku itu merupakan hasil karya dari sesuatu yang tidak direncanakan, yakni bersumber dari perbincangan saat makan malam dengan beberapa teman Damien yang berasal dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.

"Buku ini ditulis karena panggilan idealisme saya sebagai penulis, ingin membuat karya yang inspiratif. Bukan disengaja karena Obama mau datang," kata Damien.

Selanjutnya, Damien menyatakan cerita ini akan dibuat film yang rencananya akan mulai digarap pada akhir tahun, dan diluncurkan tahun depan.

Sumber :
ANT