Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 9 Februari 2012 | 03:31 WIB
Presiden SBY Luncurkan Album Ketiga
Jodhi Yudono | jodhi | Senin, 25 Januari 2010 | 09:18 WIB
|
Share:

PURI YUANITA
Hari ini, Minggu (24/1/2010), bertempat di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta, Presiden SBY meluncurkan album ketiganya yang bertajuk "Ku Yakin Sampai di Sana".

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah dua album terdahulunya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka tahun 2010 dengan mempersembahkan satu album baru bagi rakyat Indonesia.

Album berisi sembilan lagu yang diluncurkan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu sore, itu bertajuk Ku Yakin Sampai di Sana, yang kebetulan juga merupakan salah satu judul lagu dalam album itu.

Sebagaimana dua album terdahulunya, kali ini Yudhoyono juga menggandeng penyanyi-penyanyi populer Indonesia untuk membawakan lagu-lagunya, antara lain Vidi Adiano, Joy Tobing, Koeswoyo Junior, Rio Febrian, Elfas Singer, Tantowi Yahya, Dewi Yull, dan Iwan Abdie.

Sejumlah pemusik papan atas, antara lain Fariz RM, Pay, Irwan Simanjuntak, Alvin Lubis, Elfa Seciora, dan Yan Rusli, juga ikut menggarap album tersebut.

Adapun video klip untuk sejumlah lagu ditangani oleh beberapa kreator, seperti Rizal Mantovani, Ivan Banditto, Anggi Umbara, dan Anggie RB.

Dalam pengantar album itu, Presiden yang kebetulan tidak menghadiri acara peluncuran tersebut mengatakan bahwa melalui lagu ia mengomunikasikan suasana batinnya kepada masyarakat luas.

"Di tengah pergumulan dan perjuangan saya menjalankan amanah rakyat sebagai presiden, sesekali di kala senggang saya mengekspresikan perasaan saya ke dalam bentuk karya seni. Melalui karya-karya seni ini, saya berharap dapat mengomunikasikan suasana batin saya kepada masyarakat luas, anak-anak bangsa Indonesia," katanya.

Menurut Yudhoyono, album yang memuat lagu-lagu dari beragam genre musik dan lirik itu merupakan benang merah yang mencerminkan suatu keyakinan, komitmen, dan keinginan mencapai sesuatu yang ideal.

Sementara itu, penyanyi Tantowi Yahya yang juga anggota DPR mengatakan bahwa ia mendengarkan lagu "Majulah Negeriku" sebanyak tiga kali sebelum diminta membawakan lagu tersebut.

"Suatu hari saya diundang oleh Pak SBY ke Cikeas. Pak SBY bilang telah membuat sebuah lagu berirama country untuk saya nyanyikan," kata Tantowi.

Menurut presenter papan atas itu, lagu berlirik sederhana itu bagus karena seperti lagu perjuangan zaman dulu, tetapi memiliki konteks kekinian.

Berbeda dengan Tantowi, Koeswoyo Junior mengaku diundang ke Istana Cipanas pada 2008 sebelum diminta membawakan lagu "Budi Temanku" dan "Liburan Sekolah".

David, vokalis Koeswoyo Junior, mengatakan, sekalipun berlirik sederhana, kedua lagu itu memiliki makna filosofis.

"Budi Temanku" mengingatkan seseorang bahwa kesuksesan juga dapat diraih di desa, sedangkan "Liburan Sekolah" mengingatkan seseorang untuk tidak melupakan pendidikan.

"Kedua lagu itu semula beat dan temponya agak lambat, seperti lagu-lagu zaman dulu. Namun kita ubah lebih ngebeat dengan tempo agak cepat," tutur David.

Fariz RM yang sebelumnya terlibat dalam penyusunan urutan lagu dalam album kedua Yudhoyono, Evolusi (2009), mengatakan bahwa ia secara khusus memasukkan unsur saluang dari Sumatera Barat, gitar khas Kalimantan, serta kolintang dan tifa dari Minahasa dan Irian untuk mewakili keindonesiaan dalam lagu "Jiwaku Terang di Malam Itu".

Lagu "Jiwaku Terang di Malam Itu" yang dibawakan penyanyi pria terbaik versi MTV Awards 2009 Vidi Aldiano diciptakan oleh Yudhoyono saat berada di Lima, Peru, pada 24 November 2008.

Yudhoyono sebelumnya telah meluncurkan Rinduku Padamu pada Oktober 2007 dan Evolusi pada Januari 2009.

Ku Yakin Sampai di Sana berisi sembilan lagu, yaitu "Jiwaku Terang di Malam Itu", "Adakah", "Budi Temanku", "Kuyakin Sampai di Sana", "Untukmu Anak Manis", "Liburan Sekolah", "Longing My Love", "Save Our Planet", dan "Majulah Negeriku".

Sumber :
ANT