Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 04:55 WIB
Puisi-puisi Samuel E. L. Tobing
| jodhi | Jumat, 11 Desember 2009 | 02:02 WIB
|
Share:

HASANUDDIN ASSEGAFF
Patung Chairil Anwar terbuat dari perunggu berukuran 2,5 kali manusia aslinya, hasil karya pematung Arsono. Di dinding patung tersebut terpahat sajak Kerawang Bekasi dan Diponegoro karya Chairil.

Untuk Chairil (1)

tuan.
kemarin aku bermain bayangan
jauh dilubuk otak lugu
menanti nanti dirimu
yang dikubur 60tahun lalu.

tuan.
detik berputar tanpa malu
kapan kita bisa bertemu?

tuan.
taukah kau siapa aku?
aku si perangkai kata
seperti kau waktu muda.
sepi.
manis.
pedas.
perih.
amarah.
ditiap sisipan kata.

tuan.
detik berputar tanpa haluan
kapan kita bisa bertemu?
jangan katakan di kematian.

14 Oktober 2009

Untukmu Chairil (2)

bangun chairil
alam memanggil tubuhmu
ukiran tulisanmu terukir kembali
rajutan kata katamu menguak
di setiap insan pujangga muda
sayupan semangat menyala

kau dimana sekarang?
aku dalam perjalanan mimpi
membawa kretek siap dihisap

kau dimana sekarang?
aku dalam perjalanan mimpi
membawa tangisan negeri ini

kau dimana sekarang?
aku dalam perjalanan mimpi
membawa jeritan alam nusantara

kau dimana sekarang?
aku dalam perjalanan mimpi
jutaan huruf mulai kupikul
demi duduk bersama
merangkai manis setiap untaian kata
bersama sedikit air mata.

9 Agustus 2009

Harga mati

Berdiri teguh menantang
Tak sekalipun berbantah
Rasa takut tak pernah hinggap
Meski penjajah ribuan kakinya
Nyawa taruhanmu..

Tidak..
Kau tak mundur.

Bersiram darah itu keharusan
Serang.
Terjang.
Menembus hujan tak peduli
Menembus terik tak malu
Kobaran api merdeka membara
Membakar darah setiap jiwamu
Tua muda demi merah putih
Kan berdiri sampai kau mati.

9 Agustus 2009

Mulut palsu

Kau bilang ini tanah demokrasi
Kau bilang ini tanah surga
Tapi apa?
Hidup kami tumbuh layu
Sesak hati menanti janji
Lantang terucap kala dibawah
Diam malu kala di puncak
Terkubur rapi dalam mulut busukmu
Sambil duduk memilah uang
Sela rapat korupsi setiap hari

July 2009

Biodata :
Samuel E. L. Tobing; Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Unpad.
Aktif menulis sebagai karya kecil dan belajar pendalaman menulis puisi.