Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 19:45 WIB
Tarian dan Karawitan Buka "Gamelan Maker Festival"
Sonya Helen Sinombor | Edj | Minggu, 29 November 2009 | 11:45 WIB
|
Share:

KOMPAS/SONYA HELEN SINOMBOR
Proses pembuatan gamelan yang dilakukan perajin membutuhkan tenaga. Tampak, salah satu proses pembuatan gamelan yang dikerjakan sejumlah perajin gamen di Desa Wirun, Mojolaban, Sukoharjo yang merupakan sentra industri kecil gamelan di daerah tersebut.

TERKAIT:

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Persembahan tari dari penari kawakan Dwija Syaiful Munir yang diiringi karawitan berjudul Ketawang Sang Hyang membuka Festival Pembuat Gamelan (Gamelan Maker Festival) 2009. Festival yang bertajuk "Sukoharjo the Sound of Gamelan" dimulai sejak Minggu (29/11) subuh, di Lapangan Kotakan, Bakalan, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dentingan logam yang terdengar sejak pukul 05.00 seakan menyentuh hati setiap orang yang mendengarnya. Tarian Dwijaya yang spontan mengikuti irama gamelan, menciptakan suasana yang syahdu di pagi hari.

Karawitan dan tarian Dwijaya dikemas dengan apik lewat persembahan Gamelan Menyambut Matahari Terbit, yang berlangsung sebelum matahari keluar dari peraduan hingga terlihat diufuk Timur.

Gamelan Maker Festival 2009, digelar Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, bekerja sama de ngan Sanggar Sekar Jagad, merupakan yang pertama kali di Jateng.

Puncak kegiatan ini adalah menampilkan proses pembuatan gamelan yang dilakukan lima empu pembuat gamelan dari Kabupaten Sukoharjo yaitu Saroyo, Pardiyo, Suparno (Wokching), Saleh Sutomo, dan Dasah Pujo Suwarno.