KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Bahasa Jawa Belum Digunakan Leluasa
Minggu, 29 November 2009 | 01:48 WIB
www.TPGImages
Ilustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com--Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto mengatakan kebijakan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar di lingkungan instansi Pemerintah Provinsi DIY khususnya di Pemkot Yogyakarta, belum dapat diterapkan secara leluasa dalam kegiatan formal.

"Jika harus menggunakan Bahasa Jawa dalam kegiatan-kegiatan resmi seperti  membuka sebuah acara, masih ada kendala," kata Herry usai melakukan kegiatan menanam pohon memperingati Hari Pohon Nasional di Yogyakarta, Sabtu.

Saat menyampaikan sambutan di hadapan ratusan peserta menanam pohon pada Hari Pohon Nasional di Kota Yogyakarta, wali kota menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Pemkot Yogyakarta telah menetapkan bahwa Sabtu adalah hari untuk menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan instansi ini, tidak sebatas dalam percakapan antarkaryawan.

Namun demikian, kata dia, kebijakan yang tertuang dalam instruksi Wali Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2009 dan mengacu pada instruksi Gubernur DIY Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan Bahasa Jawa pada hari tertentu di lingkungan instansi Pemerintah Provinsi DIY bukan harus dimaknai bahwa bahasa itu selalu digunakan pada setiap kegiatan.

"Yang terpenting adalah menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pergaulan, dan saya lebih condong untuk mencampurkan bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa," katanya.

Ia mengatakan dari pada mencampurkan Bahasa Indonesia dengan bahasa asing seperti Bahasa Inggris yang sudah dikuasai secara umum, maka akan lebih baik apabila mencampurkan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Jawa.

"Mencampurkan kedua bahasa itu juga dirasa lebih leluasa dilakukan pada saat kegiatan-kegiatan resmi," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas dan Informasi Kota Yogyakarta Herman Eddy Sulistio mengatakan pegawai di lingkungan satuan kerja perangkat daerah atau unit kerja Pemkot Yogyakarta tidak mengalami kesulitan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar setiap Sabtu, khususnya dalam percakapan sehari-hari.

Penulis: JY   |   Editor: jodhi   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.