Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 13:41 WIB
Terpikat Energi Blues di Istora
| jimbon | Senin, 9 November 2009 | 07:06 WIB
|
Share:

KOMPAS/ARBAIN RAMBEY
Jan Akkerman dalam Jakarta International Blues Festival 2009, Sabtu (7/11) di Jakarta.

TERKAIT:

KOMPAS.com — Bertambah lagi festival musik kelas dunia di Jakarta. Setelah jazz, rock, dan Soulnation—yang mewadahi musik hip-hop, R&B, soul, dan rap—kini hadir festival internasional musik blues.

Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2009 digelar sehari penuh di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (7/11). Festival musik yang digelar Asosiasi Blues Indonesia (InaBlues) ini sebenarnya sudah dua kali digelar, tetapi gaungnya kali ini baru agak terasa.

Sederet nama yang tak asing lagi di dunia blues, baik dari dalam maupun luar negeri, bergantian tampil di empat panggung. Mereka antara lain dedengkot blues asal Belanda, Jan Akkerman; Mike Wilgar dari Inggris; dan si cantik eksotik Kara Grainger dari Australia. Adapun pendekar blues Tanah Air, mulai dari Gugun & The Blues Shelter, Kiboud Maulana, Odink Nasution, Donny Suhendra, hingga keluarga Item, menunjukkan bahwa Indonesia bukan negeri yang awam blues.

WS Wirjawan, Ketua Jakarta International Blues Festival 2009, mengatakan, ”Kami ingin Jakarta menjadi ibu kota blues di Asia Tenggara. Belum ada festival blues internasional di kawasan ini,” tutur Wirjawan.

Berbeda dengan Java Jazz Festival, yang menampilkan banyak musik di luar jazz, Wirjawan bercita-cita festival blues benar-benar menyuguhkan musik blues mainstream.

Ia yakin konsep itu akan diterima mengingat peminat blues di Jakarta cukup banyak, dengan komunitas blues yang amat hidup. ”Kami sangat percaya diri karena musisi-musisi luar negeri mau datang dan tampil,” katanya.

Di Istora terlihat mayoritas pengunjung adalah mereka yang benar-benar ingin menikmati musik blues, bukan mereka yang sekadar mencari gempita suasana urban yang serba trendi dan gemerlap.

Memang ada beberapa penampil dari dunia pop, seperti grup GIGI dan The Changcuters. Namun, mereka berusaha menampilkan ”rasa” blues. GIGI melantunkannya dalam lagu ”Melayang”. ”Paling tidak orang tahu bahwa GIGI punya lagu dengan warna blues meski sedikit,” tutur Armand Maulana, vokalis grup tersebut.

Penonton beruntung bisa menyaksikan penampilan keluarga Item. Si cantik Audy Item membawakan lagu diiringi sang papa, Jopie Item; kakaknya, Stevie Item (gitaris Andra and The Backbone); dan adiknya, Rainaldi Item.

Puncak penampilan terjadi di panggung Blue Stage di ruang utama Istora. Di situ tampil Jan Akkerman dari Belanda dan Gugun and The Blues Shelter. Akkerman dikenal sebagai musisi blues andal sejak 1970-an. Ia pernah berkolaborasi dengan BB King, Charlie Byrd, Cozy Powell, Claus Ogerman, hingga musisi hip-hop Ice-T. (BSW/DHF/IYA)

 

Sumber :
Kompas Cetak