Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Senin, 21 Mei 2012 | 22:59 WIB
Rendra Tetap Suarakan Nasib Rakyat
| Jumat, 7 Agustus 2009 | 02:58 WIB
|
Share:

Dedi Mizwar saat melayat ke rumah almarhum WS Rendra di Depok

JAKARTA, KOMPAS.com — Meskipun terkulai di rumah sakit selama masa pengobatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, "Si Burung Merak" tetap ngotot membicarakan nasib rakyat dibanding kesehatannya.

"Saya beri dia semangat ayo cepat sembuh dan baca puisi sama-sama. Tapi dia justru membicarakan nasib rakyat setelah pilpres saat itu," kenang aktor senior Dedi Mizwar saat mengunjungi rumah duka Rendra, di perumahan Pesona Khayangan Depok II, Depok, Jawa Barat, Jumat (7/8).

Diceritakan juga oleh Dedi, jika Rendra selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading terus berceloteh soal perkembangan ekonomi bangsa. "Gimana konsep ekonomi yang mendukung rakyat, keprihatinan tentang bangsa ini," cerita Dedi sambil menirukan ucapan Rendra.

"Dia sampai napasnya terengah-engah, bahkan bisa bicara lancar dan garang. Seperti kita tahu itulah Rendra," sambung Dedi.

Seperti dituturkan Dedi, jika Rendra yang terus ngotot membicarakan nasib bangsa ini akhirnya berhenti berbicara setelah napasnya sesak saat itu. "Sampai akhirnya beliau sesak napas karena bicara terus," ujar Dedi.

Namun, di luar dugaan setelah sesak napas itu, keesokan harinya Rendra kembali membaik. "Besoknya dia pindah dari ICU ke ruang biasa, mungkin karena sudah plong," ujar Dedi.

Dalam kesempatan yang sama Dedi pun mengakui kekagumannya terhadap sosok Rendra. "Di akhir hayatnya dia berpikir tentang bagaimana bangsa ini, bahkan pada saat sakit dia tidak bicara tentang sakit, justru rakyat diutamakan," ungkap Dedi.

"Tiap orang akan mendapatkan apa pun karena kebaikan-kebaikannya, kita harus memaafkan dengan seiklas-ikhlasnya. Pemikirannya terus dihidupkan dan karyanya terus didengungkan," tutup Dedi. (C7-09)