KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
YGF dan Tribute to Sapto Rahardjo Dibuka Malam Ini
Kamis, 16 Juli 2009 | 17:23 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Mengiringi pembukaan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-14, Kamis (16/7) pukul 19.00 malam nanti, di Taman Budaya Yogyakarta dibuka pula pameran Tribute To Sapto Rahardjo.

Jompet, seniman asal Yogyakarta, menjadi penggagas konsep pameran tersebut. Ada dua konsep pameran untuk merefleksikan perjalanan hidup Sapto yang pendiri YGF. Konsep pertama di Ruang I adalah Gamelan Playground.

Di ruangan ini akan ditampilkan perjalanan YGF. Menurut Jompet, ia dan timnya mengandaikan YGF sebagai playground, taman bermain bagi para pecinta gamelan dari seluruh dunia. Mereka datang, bertemu, bermain, bertukar ilmu, menemukan sesuatu, dan berjanji untuk bertemu lagi di lain waktu.

Sebuah ruang bermain yang terbuka bagi siapa saja yang tertarik gamelan. "Melalui ruang bermain inilah, orang di dalamnya memberi kontribusi pada perkembangan gamelan," kata Jompet.

Sedangkan di ruang II, terinspirasi dari sapto Rahardjo, detik terakhir... berisi perjalanan hidup dan kesenian almarhum, mulai dari kanak-kanak hingga detik terakhir ia di rumah sakit.

Jompet berujar, ia dan teman-teman tersentuh dan terinspirasi almarhum yang hingga detik terakhir di ruang gawat darurat RS Pantirapih masih terus berkarya. Karena itu, ruang pameran dikonsep menyerupai ruang gawat darurat (ICU) yang menampilkan 54 f oto Sapto.

Foto-foto itu di posisikan mengambang di tengah ruangan. Suara tabung oksigen dan aroma karbol rumah sakit seakan mengajak pengunjung hening sesaat, dan memberi penghormatan pada perjuangan Sapto.

Hormat pada kenekatan Sapto, pejuang gamelan, seni yang tak populer, dan tak memberinya kekayaan materi. Tapi Sapto sangat bangga dan mencurahkan semuanya ke gamelan.

Penulis: PRA   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.