Kamis, 31 Juli 2014
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 31 Juli 2014 | 15:42 WIB
Melihat Bumi Laskar Pelangi
Penulis: | Senin, 8 Juni 2009 | 13:05 WIB

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 93

" show_faces="false" width="450" font="arial">

Istimewa

SUKSES film Laskar Pelangi ikut membuat Pulau Belitung menjadi lebih dikenal masyarakat luas. Tak sedikit orang yang tertarik untuk pergi ke ‘pulau timah’ yang berada di sebelah timur Pulau Sumatera itu. Banyak wisatawan yang ingin melihat dari dekat lokasi-lokasi syuting film yang disutradarai Riri Riza tersebut.

Seberapa besar pengaruh Laskar Pelangi menarik orang datang ke Belitung? ”Memang belum ada datanya, tapi hampir seluruh seat penerbangan terisi terus, apalagi di musim liburan,” kata Haryono Moelyo, staf ahli SDM Provinsi Bangka-Belitung yang ditemui di sela-sela pameran keindahan Bangka-Belitung di Mal Ciputra, Jakarta Barat, Senin (1/6).

Maskapai penerbangan pun melirik pasar yang menggeliat itu. Sejak 1 Juni 2009, Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan Jakarta-Pangkalpinang (ibu kota Provinsi Bangka-Belitung). Haryono tidak menampik bahwa meningkatnya animo masyarakat untuk mengunjungi Belitung antara lain dipicu oleh meledaknya film Laskar Pelangi.

”Biasanya orang ingin mengunjungi tempat-tempat yang menjadi lokasi syuting Laskar Pelangi,” katanya lagi. Lokasi-lokasi tersebut di antaranya di Tanjungkelayang, Tanjungtinggi, Desa Gantung (lokasi SD Muhammadyah Gantung, tempat anak-anak Laskar Pelangi bersekolah), juga kota Tanjungpandan.

Salah satu website mengenai Belitung pun membuat paket tur yang diberi nama Paket Laskar Pelangi. Tentu saja yang ditawarkan adalah melihat tempat-tempat yang dijadikan syuting film Laskar Pelangi, termasuk bertemu Bu Muslimah, guru anak-anak Laskar Pelangi.

Film Laskar Pelangi diangkat dari novel dengan judul yang sama karangan Andrea Hirata. Buku itu menceritakan sepak terjang anak-anak yang bersekolah di SD Muhammadiyah Gantung. Guru mereka, Bu Muslimah, menjuluki kesepuluh anak itu dengan nama Laskar Pelangi karena mereka sangat mengagumi pelangi yang sering muncul di dekat sekolah.

Buku Andrea Hirata menjadi best seller dan terjual lebih dari 1 juta kopi. Belitung pun oleh sebagian orang lantas dijuluki Bumi Laskar pelangi.

Potensial
Terlepas dari magnet film Laskar Pelangi, Belitung yang masuk dalam Provinsi Bangka-Belitung (Babel) memang indah. Lautnya masih jernih dengan pantai yang bertaburan pasir putih seperti gula pasir. Selain itu masih ada pemandangan lain yang menjadi daya tarik wisatawan, seperti Pulau Lengkuas yang memiliki mercusuar.

Seorang teman yang pernah berkunjung ke Belitung melukiskan pariwisata di Belitung bagaikan ‘putri yang tertidur’ karena belum banyak yang menggali potensinya.

”Kalau mau menyelam ya di Belitung, karena airnya masih jernih banget, jadi pemandangan di bawah laut terlihat jelas. Mungkin hanya kalah dengan Raja Ampat, Papua,” katanya.

Kalau penasaran dengan kondisi Bangka-Belitung, mungkin Anda bisa berkunjung ke Mal Ciputra lantai 5. Di sana sejak 1 Juni sampai 30 Juni 2009 digelar pameran foto pemandangan alam Bangka-Belitung yang dibuat oleh H Mashud Achmad yang merupakan fotografer putra daerah setempat.

Selama tiga bulan Mashud menjelajah Babel untuk mencari foto-foto terbaik. Sebanyak 150 foto ditampilkan di pameran tersebut. Dengan alasan tempat, tidak semua foto itu dipamerkan bersamaan, tapi bergantian.

Setelah dua minggu, foto yang sekarang dipajang akan diganti dengan foto yang belum dipamerkan. Jadi, pengin berkunjung ke Belitung? Ada baiknya lihat pameran fotonya dulu.
(Lilis Setyaningsih)

Sumber :
Warta Kota
Editor :