KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Rebut Rekor Dunia, Kunto Gebuk Drum Lagi
Laporan wartawan KOMPAS Aloysius Budi Kurniawan
Jumat, 15 Mei 2009 | 20:39 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemecah rekor dunia Guinness Book of Record sebagai penabuh drum terlama tahun 2003 Kunto Hartono akan kembali menggebuk drum dan merebut rekor dunia yang kini diraih drummer asal Belgia Allister Brown dengan catatan 102 jam 45 menit. Karena itu, Kunto akan mentargetkan pemecahan rekor bermain drum baru, yaitu 117 jam 8 menit 45 detik.

"Target pencapaian waktu ini memiliki makna, yaitu peringatan 100 tahun kebangkitan nasional dan hari kemerdekaan Indonesia," kata Kunto saat berkunjung di ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, Jumat (15/5) di Surabaya.

Rencananya, dalam waktu dekat Kunto akan melakukan pemanasan dengan menggelar konser musik dan ia menjadi penabuh drum selama 88 jam. Hingga saat ini muncul dua pilihan tempat, yaitu kawasan Pekan Raya Jakarta Kemayoran dan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya.

"Harapannya, sebagai putra Jawa Timur saya bisa main di Surabaya untuk pemanasan. Ada satu sponsor operator telepon seluler yang sudah menyanggupi pendanaan acara ini, tapi masih dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak," ucap lelaki kelahiran Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, 27 Mei 1977 ini.

Kunto berharap, penyelenggaraan pemecahan rekor dunia yang akan ia lakukan bisa berlangsung di luar negeri, yakni Amerika atau wilayah Eropa. Alasannya, dari segi biaya even tersebut akan lebih hemat, namun gaung kegiatan ini akan dinikmati khalayak dunia.

Menanggapi kunjungan Kunto, Saifullah mengatakan, Pemprov Jatim akan berupaya memfasilitasi rencana Kunto kepada Kementrian Negara dan Olah Raga. "Kunto telah menunjukkan prestasi Indonesia kepada dunia. Karena itu, semangat dan kemauan ini harus didukung semua pihak," ujarnya.

 

 

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.